TV MEKANIK
Pada zaman dahulu kala sudah ada tv. Tetapi tv tersebut bernama tv dahulu kala. Tv dahulu kala merupakan suatu anugerah bagi kita, dengan hadirnya televisi yang memberikan begitu banyak informasi kepada kita. Beragam stasiun TV dengan aneka program siarannya yang disajikan dengan kualitas gambar dan tata suara yang bagus, menjadikan televisi sebagai sumber segala informasi, berita, dan juga hiburan yang dibutuhkan kita semua. Hampir seluruh rumah tangga di Indonesia maupun dunia, memiliki sebuah televisi atau lebih.
Mari kita lihat sedikit sejarah televisi, dan menghargai para penemunya yang telah menghadirkan jendela dunia di ruang duduk keluarga kita, dimana semua benda lain dan kursi-kursi di dalamnya diatur untuk menghadap ke arahnya.
Tv mekanik mungkin susah untuk dipercaya. Namun, penemuan cakram metal kecil berputar dengan banyak lubang didalamnya yang ditemukan oleh seorang mahasiswa di Berlin-Jerman, 23 tahun, Paul Nipkow[1883], merupakan cikal bakal lahirnya televisi.
Kemudian disekitar tahun 1920, para pakar lainnya seperti John Logie Baird dan Charles Francis Jenkins, menggunakan piringan Nipkow ini untuk menciptakan suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, dan penerimaannya. Mereka membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik dalam penyiaran maupun penerimaannya. Saat itu belum ditemukan Cathode Ray Tube [CRT].
Vladimir Zworykin, yang merupakan salah satu dari beberapa pakar pada masa itu, mendapat bantuan dari David Sarnoff, Senior Vice President dari RCA [Radio Corporation of America]. Sarnoff sudah banyak mencurahkan perhatian pada perkembangan TV mekanik, dan meramalkan TV elektronik akan mempunyai masa depan komersial yang lebih baik. Insinyur lain, Philo Farnsworth, juga berhasil mendapatkan sponsor untuk mendukung idenya, dan ikut berkompetisi dengan Vladimir.
...tHe enD...



14 komentar:
TV mekanik...
ehm...
tapi menurut saya TV mekanik hanya sebatas sebagai sejarah saja dan tidak usah tuk di kembangkan....
perkembangan pada TV sekarang lebih maju dari TV mekanik
wokeeeh..
sibh ndeLz..chayoo trus buat artikelnya.. muga2 banyak yg comment..
bagus ndeLz..
wuiih ndelz kuq tmbh siip ae zech
prthnin artikelx yauw
jgn lp di tmbh gmbr ma artklx gie
owkeh ndelz
tLsn'e weRno aBang,rEeg . . .
Tp SIbBHh!
sAlam k "nTu" yaAa ....
hEheheh ....
aoooooooooooooooooooooo,,,,,,,,,,,,,,,
kEReNd buAnGeT aRtIkEl qMw,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
artikel.na bgs
tmbh artikel.a yao
aCClmQm...
hii....
q nagh cpLuu tGaa...
aRtkeL mUhh jGa bGuuuuuuSSSss bGD...
giVe mE cUmmEnt jGA yahh....
in sabrina-firdausi.blogspot.com
keiiiiii.........
LaM kNAl....
aehhhhh endhelzzzzzz......
artikel muh uaaapik tenann.......
jog lali blezzzzz.....
via-qliquers.blogspot.com
keyyyy.........
ukeh .. ukeh ..
artikel na tmbah dund ..
enDeLL..
apIk kug ndeL..
gaK cmenT vbRico tah?
Ai jg
Y nich aq lm cri artkel yg laen,,,,,,,,,,,,,,,
msok ce,.,!!!!
trZ enkx gmn Lho,.,
kch sran dkit domZz,.,
^_^
ooooiii,,,
bgUs kok aRtikeLx..
seMangaD ya..
mekso koment. Q dikungkun koment.
Posting Komentar